سجل الآن للحصة المجانية
Teacher 监听代码
×
沙特聊天窗口

51Talk Memberdayakan Suara Generasi Muda

Platform pembelajaran bahasa Inggris online 1-on-1 yang membawa siswa muda dari Timur Tengah dan Asia Tenggara ke COP30

BELEM, Brasil, 18 Desember 2025 /PRNewswire/ — 51Talk, platform pendidikan bahasa Inggris online global untuk anak-anak dengan metode satu guru satu murid, mengumumkan bahwa para siswa dari komunitas pelajarnya di seluruh dunia berpartisipasi dalam program pidato publik pemuda yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa di COP30, yang diselenggarakan di Belém, Brasil, pada 15–21 November 2025.

Diluncurkan pada tahun 2023, inisiatif ini kini memasuki tahun ketiganya dan membuka kesempatan bagi anak-anak dari Arab Saudi, UEA, Turki, Thailand, dan Vietnam untuk menyampaikan pandangan mereka tentang iklim dan perlindungan lingkungan dalam bahasa Inggris. Melalui pidato yang disampaikan di panggung internasional setingkat PBB, para peserta membawa pengamatan lokal mereka ke dalam percakapan global, menyoroti bagaimana tantangan iklim dirasakan — dan dihadapi — oleh generasi muda di seluruh dunia.

Sebagai bagian dari pengalaman COP30, para siswa juga mengikuti eksplorasi hutan hujan dan aktivitas budaya lokal di Brasil. Dengan melihat langsung upaya konservasi keanekaragaman hayati dan berinteraksi dengan masyarakat lokal, para pelajar memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan personal mengenai keberlanjutan di luar ruang kelas, menghubungkan pembelajaran bahasa dengan isu global di dunia nyata.

Program yang berjudul GreenTalk: Speak for Future ini mencerminkan keyakinan 51Talk bahwa bahasa bukan hanya hasil pembelajaran, tetapi juga jembatan menuju partisipasi global. Melalui pembelajaran 1-on-1 jangka panjang, latihan berbicara interaktif, dan kurikulum yang dirancang untuk membangun kemampuan ekspresi secara bertahap, platform ini mendukung anak-anak berkembang dari percakapan sehari-hari menuju storytelling terstruktur dan public speaking.

“Kami percaya setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk berbicara kepada dunia,” ujar Jack Huang, CEO 51Talk. “Ketika anak-anak diberikan alat dan bimbingan yang tepat, mereka mampu menyampaikan ide-ide yang bermakna dan terlibat secara aktif dalam isu global. Melihat siswa kami berbicara di panggung iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa menjadi pengingat kuat tentang apa yang dapat diwujudkan melalui pendidikan.”

Para pelajar muda menunjukkan perkembangan signifikan dalam kemampuan komunikasi bahasa Inggris dan wawasan global melalui 51Talk selama mengikuti COP30. Dari Arab Saudi, Sheddi Alharthi dan Abdulmohsen Alsherih berhasil menonjol di antara lebih dari 2.000 pendaftar dengan pidato tentang perlindungan oryx Arab yang terancam punah dan pelestarian terumbu karang di Laut Merah. Dari Vietnam, Le Bao Nhi berhasil mengatasi tantangan awal dalam pengucapan dan rasa percaya diri hingga memenangkan kompetisi GreenTalk, dengan membagikan kisah tentang polusi plastik di pantai daerahnya yang menginspirasi aksi bersih-bersih dan perubahan kebiasaan sehari-hari. Mewakili UEA, Khaseeba Omar Al Rumaithi mengusulkan konsep pulau tenaga surya terapung berbahan daur ulang yang menggabungkan energi bersih dengan restorasi ekosistem laut. Dari Türkiye, Osman Batu menyampaikan pengamatan pribadinya mengenai kebakaran hutan dan hilangnya keanekaragaman hayati, sementara Wasuthida Ringkleun dari Thailand menggunakan gambaran penyu laut yang terjebak dalam jaring hantu untuk menyoroti polusi plastik di laut, mencerminkan kepedulian lingkungan dan keterlibatan global dari generasi muda.

Di berbagai wilayah, pidato para siswa tidak hanya menunjukkan peningkatan kemampuan bahasa Inggris, tetapi juga rasa percaya diri, empati, dan kemampuan untuk menghubungkan realitas lokal dengan tantangan global.

Dengan menciptakan wadah bagi suara-suara muda ini, 51Talk ingin menunjukkan bagaimana pendidikan bahasa Inggris online dapat mempersiapkan anak-anak untuk berpartisipasi dengan percaya diri dalam dialog internasional — menjembatani budaya, perspektif, dan generasi melalui komunikasi.

页脚